Fine Dining: Ketika Makan Jadi Pertunjukan Teater

Siapa bilang makan itu hanya sekadar aktivitas memasukkan makanan ke dalam mulut? Oh tidak, di dunia fine dining, makan adalah sebuah seni, sebuah pertunjukan, dan kadang-kadang sebuah teater absurd yang membuat Anda bertanya-tanya, “Apakah saya sedang makan atau menjadi bintara dalam parade mewah?”
Fine dining adalah pengalaman kuliner yang melampaui sekadar lapar. Ini adalah tempat di mana piring Anda mungkin lebih bersih daripada lantai rumah Anda, di mana garpu dan pisau disusun dengan presisi militer, dan di mana Anda harus mengingat sepuluh istilah aneh untuk mendeskripsikan rasa yang sebenarnya hanya “enak”. Selamat datang di dunia di mana makanan tidak hanya untuk mengenyangkan, tetapi untuk membuat Anda merasa seperti seorang aristokrat yang baru saja menemukan resep emas.
Mengapa Fine Dining Itu Penting?
Ketika Anda makan di fine dining, Anda tidak hanya membayar untuk makanan. Anda membayar untuk cerita. Setiap hidangan memiliki narasi, setiap bahan fujiwaratofubistroca.com memiliki asal-usahanya, dan setiap saus memiliki filosofinya. “Ini bukan cuma saus tomat, ini adalah saus tomat yang telah melakukan meditasi selama 40 hari di pegunungan Alpen, dipetik oleh para biarawan yang hanya mengenakan kaos kaki bulu domba.”
Pengalaman fine dining juga memberi Anda kesempatan untuk menggunakan perabotan yang Anda tidak tahu fungsinya. Apa itu garpu kecil itu? Apakah itu untuk salad atau untuk menggali fosil? Di fine dining, Anda diperbolehkan membuat tebakan. Jika salah, tidak masalah. Itu bagian dari pengalaman!
Seni Memilih Menu di Restoran Fine Dining
Memilih menu di fine dining adalah seperti bermain poker dengan chef. Anda harus memutuskan apakah akan memainkaman aman dengan pilihan yang sudah terbukti, atau mengambil risiko dengan hidangan eksperimental yang mungkin akan membuat Anda menjadi manusia super atau hanya membuat Anda muntah.
“Chef’s tasting menu” adalah pilihan populer di sini. Ini adalah seperti box mystery, tetapi dengan harga yang bisa membeli motor baru. Anda tidak tahu apa yang akan Anda dapatkan, tetapi Anda yakin itu akan terlihat indah di Instagram. Setiap hidangan disajikan dengan penuh drama, seperti chef sedang melakukan pertunjukan sulap di atas meja Anda.
Etiket Makan yang Membingungkan
Di fine dining, ada aturan etiket yang harus Anda ikuti. Misalnya, Anda tidak boleh membuat suara saat mengunyah. Tapi bagaimana jika makanannya enak? Apakah Anda harus menahan kebahagiaan Anda? Di sini, Anda belajar untuk tersenyum secara elegan sambil mengunyah dengan mulut tertutup, seperti seorang aristokrat yang baru saja menemukan cara untuk memakan emas tanpa mengunyahnya.
Jangan pernah, tetapi pernah, meminta saus tambahan di restoran fine dining. Ini seperti menunjuk pada Mona Lisa dan berkata, “Apakah Anda bisa menambahkan lebih banyak seni di sini?” Chef akan menganggap Anda sebagai penghinaan terhadap seni kuliner mereka.
Kesimpulan: Apakah Fine Dining Itu Berlebihan?
Mungkin. Tapi kadang-kadang, kita semua perlu merasa seperti seorang raja atau ratu untuk satu malam. Fine dining adalah kesempatan bagi kita untuk melarikan diri dari kenyataan di mana makanan sering disajikan dalam wadah plastik dan kita makan dengan tangan karena lupa membawa peralatan makan.



Leave a Reply